U Make it Easy as 1,2,3,4

1 Think, 2 Do, 3 Words, 4 You….. I am Happy

Teori dan Administrasi init file (pfile dan spfile) March 24, 2009

Filed under: Oracle10g — Princess Frog @_@ @ 6:41 AM

yuksss.. mulai.. siap2 pusing deh bis baca ini hehehe

1,2,3,4 gooo

Konfigurasi instance disimpan di file bertipe text yang dikenal dengan init file (initial file) atau pfile (parameter file). Mulai versi 9i Oracle memperkenalkan pfile bertype binary yang disebut spfile.

Di Unix family, init file ada di directory $ORACLE_HOME/dbs. Sedangkan di Windows ada di folder %ORACLE_HOME%\database.

Format nama file:

1. Pfile: initNAMAINSTANCE.ora
Di Unix, nama instance adalah case sensitive, instance dataku berbeda dengan DATAKU. Pfile untuk instance dataku adalah initdataku.ora. Dan Pfile untuk instance DATAKU adalah initDATAKU.ora

Sedangkan di Windows, nama init file tidak case sensitive, instance dataku ya sama saja dengan DATAKU. Kalau kita membuat database dengan dbca, initfile yang terbentuk adalah INITdataku.ORA. Kalau file ini diganti dengan initDATAKU.ora yang tidak apa-apa, Windows gitu lho!

2. Spfile: spfileNAMAINSTANCE.ora
Sama seperti pfile, case sensitive di Unix dan tidak case sensitive di Windows.

huehehe.. ketauan deh .. dah mulai puyeng tohh… huhehehe aku aja mumet kok ngepost nih artikel… sama belajar deh yach

Cara membuat initfile:

1. pfile
Dibuat secara manual pakai text editor , contoh: notepad di Windows dan vi di Unix. Bisa juga dibuat berdasarkan content spfile yang sudah ada.
SQL> create pfile from spfile;

2. spfile
Spfile tidak bisa dibuat dengan text editor sebagimana membuat pfile. Tentu saja, file binary tidak bisa dibuat (diedit) dengan text editor. Spfile hanya bisa dibuat dengan cara berikut ini (content-nya diambil dari pfile yang sudah ada):

SQL> create spfile from pfile;
By default, kalau ada spfile maka ketika startup Oracle akan membaca parameter dari spfile. Kalau tidak ada spfile, Oracle membaca pfile. Kalau tidak ada kedua-duanya, instance tidak bisa di-startup.
SQL> startup
ORA-01078: failure in processing system parameters
LRM-00109: could not open parameter file
‘/mnt01/oracle/10.2.0.3/dbs/initDATAKU.ora’

Mengedit Init file (mengubah parameter instance)
Parameter instance ada dua tipe yaitu dynamic dan static. Parameter dynamic bisa diubah ketika instance sedang jalan sedangkan parameter static tidak bisa, artinya perubahan parameter static harus dilakukan di initfile dan instance harus di-restart.

Contoh parameter dinamik adalah pga_aggregate_target. Berikut ini cara untuk mengubahnya:
a.Kalau instance sedang mati
Naikkan instance dulu, kemudian lakukan perubahan pakai SQLPlus

SQL> startup
SQL> alter system set pga_aggregate_target=100m;

Perintah alter system di atas langsung mengubah parameter di instance (memory) yang berjalan.

* Kalau kita pakai spfile, perintah ini langsung mengupdate juga spfile. Sehingga ke depannya kalau kita merestart instance, Oracle membaca pga_aggregate_target=100m dari spfile.
* Kalau kita pakai pfile, pga_aggregate_target=100m tidak di-update ke pfile sehingga ke depannya kalau kita merestart instance, pga_aggregate_target kembali ke nilai semula. Agar perubahan bersifat permanen, edit juga parameter pga_aggregate_target di pfile

HAHH.. AKU GK NGERTI JUGA

B. Kalau instance sedang jalan
Langsung lakukan perubahan di SQLPLus
SQL> alter system set pga_aggregate_target=100m;
Sama seperti penjelasan sebelumnya, kalau pakai spfile maka spfile juga diupdate secara otomatis. Kalau pakai pfile, agar perubahan bersifat permanen maka pfile harus diedit secara manual pakai text editor.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s